HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 18.232.125.29
Pengunjung : 323.725


Newsflash :
PROFICIAT KEPADA SD TARAKANITA 3 JAKARTA ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT ATAS TERSELENGGARANYA KONFERENSI NASIONAL GURU SMP, SMA, SMK PENGAMPU UJUAN NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI TDC 2 SURABAYA, 26-28 NOVEMBER 2019             |                         |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU, MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA.             |                         |             PROFICIAT KEPADA TARAKANITA WILAYAH TANGERANG YANG TELAH MERAIH JUARA UMUM DALAM OSTARNAS IV DI YOGYAKARTA 13-15 NOVEMBER 2019.             |                         |             PROFICIAT KPD SMA TARAKANITA 2 JKT YG TELAH MERAIH JUARA 1 LOMBA FILM PENDEK, JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER TINGKAT KOTA JAKARTA UTARA (AGUSTUS 2019)             |            

SEKILAS SEJARAH TK TARAKANITA

    TK dan SD Tarakanita didirikan pada tahun 1988, di wilayah Paroki San Inigo Dirjodipuran, Sukoharjo dan pada tahun 1989 langsung dibuka pendaftaran siswa , jumlah yang masuk pada saat itu untuk TK besar 30 anak dan TK Kecil 17 anak, sedang ruang kelas ada 4 ruangan, 2 ruang dilantai 1 dan 2 ruang di lantai 2. Lembaga pendidikan Tarakanita didirikan oleh Yayasan Katolik yang bernama Tarakanita, dimana lembaga ini bernaung di bawah kenggregasi suster suster Cinta kasih Santo Carolus Borromeus yang berpusat di Jakarta. Lokasi sekolah berada di antara desa Soko dan perumahan Solo Baru yang jauh dari keramaian.. hal ini dimaksudkan agar sekolah Tarakanita tidak hanya untuk kalangan menengah ke atas, namun juga merangkul anak-anak dari tingkat ekonomi menengah ke bawah. Suster-suster cintakasih santo Carolus Borromeus berharap dapat menyatukan masyarakat kampong Soko dengan masyarakat perumahan.
    Mengawali suatu yang baru memang butuh perjuangan  dan kerja keras, begitu juga yang dialami  oleh pengajar pemula yaitu Sr Maria CB, Sr Rufiana CB, Ibu Wiji dan Ibu Sinta, untuk mencari murid para suster dan ibu guru setiap sore harus keluar masuk kampong tanpa mengenal lelah. Untuk tahun pertama belum bisa tercapai maksud dan tujuan dari suster-suter CB tersebut, namun dengan semangat  kerja keras dan pantang menyerah akhirnya kepercayaan akan pendidikan Tarakanita muncul dari masyarakat sekitar, secara bertahap jumlah peserta didik bertambah setiap tahunnya. Di tahun kedua semua ruang kelas sudah bisa dipenuhi oleh siswa, begitu pula untuk tahun-tahun berikutnya. Mulai tahun ke 4 bisa menampung 3 kelas untuk TK A dan 3 kelas untuk TK B. mulai tahun ke 11 sudah bisa menampung 4 kelas untuk TK A dan 4 kelas untuk TK B dan masih  7 rombongan belajar sampai sekarang.    
    Karena banyaknya permintaan bersekolah untuk siswa usia 3-4 tahun maka pada tahun 2002 di buka kelas play group dengan jumlah siswa yang mendaftar 24 orang pada tahun ke dua 25 orang dan sekarang untuk kelas play group dibuka 2 kelas.