HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 18.232.125.29
Pengunjung : 323.723


Newsflash :
PROFICIAT KEPADA SD TARAKANITA 3 JAKARTA ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT ATAS TERSELENGGARANYA KONFERENSI NASIONAL GURU SMP, SMA, SMK PENGAMPU UJUAN NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI TDC 2 SURABAYA, 26-28 NOVEMBER 2019             |                         |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU, MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA.             |                         |             PROFICIAT KEPADA TARAKANITA WILAYAH TANGERANG YANG TELAH MERAIH JUARA UMUM DALAM OSTARNAS IV DI YOGYAKARTA 13-15 NOVEMBER 2019.             |                         |             PROFICIAT KPD SMA TARAKANITA 2 JKT YG TELAH MERAIH JUARA 1 LOMBA FILM PENDEK, JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER TINGKAT KOTA JAKARTA UTARA (AGUSTUS 2019)             |            

Artikel :



Katakan Tidak Pada Polusi


Jumat; 29 January 2016 [Rosa Indah Kurnianingsih, TK TARAKANITA SOLO BARU] - Artikel Umum

 

KATAKAN TIDAK PADA POLUSI !!

 

            Polusi yang tampak dan tidak mencolok tetapi sebenarnya berbahaya berasal dari beberapa jenis gas, bahan kimia, asap rokok, sampah, limbah, bunyi bising & ladang elektromagnetik. Meskipun kadang tidak dapat dilihat,  sumber2 polusi tersebut menghasilkan efek yang sangat nyata bagi lingkungan & kesehatan manusia.

            Semua makluk hidup berperan dalam siklus besar kehidupan. Hanya saja kelakuan buruk manusia merusak semua itu. Mereka menciptakan plastik & pestisida dengan menggunakan bahan yang tidak terurai, membuang banyak gas ke atmosfir, sehingga bumi menjadi lelah, tidak sanggup menyerapnya. Sedikit demi sedikit komposisi udara yang kita hirup berubah dan cuaca menjadi kacau.

            Udara yang kita hirup adalah gabungan sempurna dari sejumlah besar nitrogen & oksigen serta sejumlah kecil karbon dioksida & ozon juga beberapa gas lainnya. Hanya  saja dengan bertambahnya kendaraan bermotor, pabrik dan pertanian modern , manusia menghasilkan banyak gas dan mulai mengubah keseimbangan tersebut. Akibatnya bumi kekurangan udara dan tercekik.

            Bersama hujan polusi di udara jatuh ke bumi dan meresap ke dalam lapisan tanah. Sungai & laut menampung pestisida, pupuk dari pertanian, zat beracun, radioaktif dan logam berat yang dibuang oleh industri. Akibatnya tanaman dan binatang yang akan kita konsumsi jadi terkontaminasi semua bahan beracun tersebut . Jangan terlalu yakin kalau kita merasa aman tinggal di dalam rumah, ternyata udara di dalam rumah 10 kali lebih tercemar daripada di luar rumah. Penyebabnya adalah senyawa organik berbau. Senyawa kimia ini bertaburan pada cat dinding, lem dan pernis pada mebel, lantai kayu dan kerangka rumah.

Musuh utama orang yang tinggal dikota2 besar adalah suara bising, selain bahan kimia, sampah , bau busuk dan gas rumah kaca, masih banyak  lagi sumber polusi lainnya . Meskipun manusia berperan besar dalam menimbulkan polusi namun mereka tidak bertanggung jawab sepenuhnya . Alam sendiri terkadang juga ikut bertanggung jawab.  Dengan menyebarkan polusi, manusia hanya merugikan diri sendiri. Polusi merusak planet kita dan membunuh flora dan fauna. Pemanasan global, kepunahan spesies dan hujan asam adalah tanda bahwa alam sudah tidak sanggup lagi menahan polusi dan meminta kita untuk sadar . Sudah waktunya kita untuk mendengar & beraksi .

Sebagai warga Tarakanita kita bisa memulainnya dengan hal-hal sederhana,  melalui  berbagai cara kita bisa mengurangi dan menanggulangi polusi tersebut.  Kita bisa mulai melakukannya di  rumah, sekolah dan  di tempat2 umum.  Memang kita harus sedikit kerja keras untuk itu , namun aksimu  ini akan menjadi contoh bagi orang lain.  Jangan ragu untuk mengajak orang tua dan teman-temanmu. Semakin banyak orang yang terlibat untuk melakukan, semakin baik & efektif . Beberapa hal yang bisa kita lakukan misalnya :

  1. Kita bisa melakukan gerakan  berkebun : menanam sekaligus merawat tanaman yang sudah ada di rumah.
  2. Hemat energi, saat meninggalkan ruangan matikan lampu & peralatan listrik, kalau panas lebih baik pakai kipas angin dari pada AC.
  3. Ingatkan orang tua kita untuk menggunakan produk kimia yang ramah lingkungan dan semua produk kimiawi harus dibuang  ke tempat khusus .
  4. Mengurangi penggunaan plastik, saat berbelanja bawalah tas plastik dari rumah untuk membawa belanjaan.
  5. Jangan mengganggu tetanggamu dengan suara gaduh.
  6. Belilah produk lokal , bahan makanan organik , tolak makanan yang mengandung GMO dan  pilih barang yang dibungkus dengan bahan yang  bisa didaur ulang
  7. Belilah baterai yang dapat diisi ulang atau mengandung merkuri.
  8. Bawalah bekal ke sekolah  yang dimasukkan kedalam kotak  plastik yang bisa digunakan lagi, jangan gunakan kotak berbahan aluminium.
  9. Saat libur akhir pekan, adakan kegiatan kebersihan dilingkungan rumah dan kumpulkan sampah yang tidak terurai, seperti plastik, kaleng minuman, botol kaca lalu buang ke tempat sampah yang sesuai.
  10. Ingatkan orang tua kita untuk tidak ngebut saat berkendaraan, karena semakin sering gas  dan rem diinjak secara bergantian , semakin besar polusi yang dihasilkan.

 

Yuk kita buat poster  atau karangan tentang tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi polusi , lalu kita tempel hasil karya kita di mading sekolah. Jadilah warga yang peduli lingkungan. Jika memiliki ide kreatif segera wujudkan . Untuk apa menunggu jika bisa melakukan sesuatu sekarang untuk melawan polusi . Melalui hal-hal yang kecil dan sederhana kita bisa membuahkan sesuatu yang berdampak besar.

 

Satu Hati Satu Semangat Tarakanita Yesss.....

 

 

Elisabeth Sri Maryati, S.Pd

KB-TK Tarakanita Solo Baru

 







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :