HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 34.239.172.52
Pengunjung : 332.903


Newsflash :
BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.             |             SEHUBUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MAKA OPERASIONAL DI KANTOR PUSAT - KANTOR WILAYAH - SEKOLAH TARAKANITA, DITIADAKAN MULAI TANGGAL 20 MARET S/D 29 MARET 2020. SELANJUTNYA PROSES BELAJAR MENGAJAR DILAKUKAN JARAK JAUH DAN LAYANAN OPERASIONAL DENGAN WORK FROM HOME. TERIMA KASIH             |             PROFICIAT KEPADA SD TARAKANITA 3 JAKARTA ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT ATAS TERSELENGGARANYA KONFERENSI NASIONAL GURU SMP, SMA, SMK PENGAMPU UJUAN NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI TDC 2 SURABAYA, 26-28 NOVEMBER 2019             |            

Artikel :



Peran Guru Dalam Membentuk Anak Berkarakter


Rabu; 21 October 2015 [Rosa Indah Kurnianingsih, TK TARAKANITA SOLO BARU] - Artikel Umum

PERAN GURU DALAM MEMBENTUK ANAK BERKARAKTER

 

Kelompok Bermain / Taman Kanak-kanak  adalah institusi pendidkan pertama yang dikenalkan orang tua kepada anak-anaknya dengan tujuan agar anak terbina aspek intelektual, aspek sosial dan kepribadiannya. Melalui pendampingan guru di sekolah anak-anak dibimbing dalam melakukan penyesuaian diri dan penyesuaian dengan lingkungan sosialnya sehingga anak-anak mampu melewati masa-masa transisi dari lingkungan keluarga ke lingkungan teman sebayanya.

Anak-anak datang kesekolah membawa pengalaman dari keluarga dengan latar belakang yang berbeda-beda. Perkembangan teknologi dan media  komuikasi yang diperkenlakan kepada anak-anak menjadi tantangan yang tidak mudah bagi para guru di paud. Pengaruh digital & dunia maya mengakibatkan anak-anak cenderung menjadi pribadi yang terhubung tetapi tidak berelasi.  Disamping itu mereka sangat sukar untuk mengendalikan diri, sulit membuat prioritas karena kebiasaan-kebiasaan yang dikondisikan orang tua di rumah menjadikan mereka hanya mengambil yang telah tersedia tetapi tidak memilih, sehingga kurang bisa menghargai uang hasil jerih payah orang tua. Generasi digital ini mempunyai kerinduan untuk berhasil tetapi lupa kerja keras. Betapa situasi itu sangat memprihatinkan. Anak-anak jaman sekarang ini hidup dalam masyarakat yang rapuh tetapi tidak mempunyai  dasar yang kuat, maka guru paud dituntut memberikan pendidikan karakter  untuk memperdalam pendidikan yang sudah diberikan oleh orang tua sehingga anak-anak memilkii dasar yang baik untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya.  Karakter baik memungkinkan anak untuk berbuat baik, untuk bertahan dan mengatasi persoalan apapun di tengah realita yang terjadi. Anak-anak hidup dalam masyarakat dimana banyak orang  yang tahu kebaikan tetapi tidak merealisasikan kebaikan itu dalam tindakan nyata seharti-hari.

Orang bijak mengatakan bahwa manusia dapat memberi kalau dalam dirinya mempunyai apa yang akan diberikan, maka para guru dituntut untuk mempunyai karakter yang baik dalam profesionalitasnya sehingga dapat mengantar anak menjadi pribadi yang mau melakukan sesuatu yang mereka ketahui baik.

Ciri-ciri orang yang mempunyai karakter  adalah orang yang mampu memahami kebaikan, mencintai kebaikan dan melakukan kebaikan. Memahami kebaikan  yaitu menyadari apa yang baik dan apa yang buruk. Mencintai kebaikan berbarti berhasrat ingin selalu melakukan kebaikan dan membenci kejahatan serta adanya dorongan  untuk melakukan sesuatu yang baik. Melakukan kebaikan berarti melaksanakan tindakan konkret berdasarkan keyakinan mengenai apa yang baik.

 

Mengetahui, mencintai dan melakukan kebaikan harus menjadi satu kesatuan yang integratif. Mengerti kebaikan tanpa mencinta dan melakukannya adalah hidup dalam dunia ide. Mencintai tanpa memikirkan dan menjalankan adalah hidup dalam alam renungan romantis mengenai kebaikan dan puas tanpa melakukan apa-apa. Melakukan kebaikan tanpa menyadari dan mencintai membawa orang jatuh  pada tindakan-tindakan mekanis saja. Inti pembentukan karakter adalah membina individu untuk menyaturagakan ketiga aspek itu untuk menghidupi kebaikan.

Pendidikan karakter akan mudah terbentuk kalau sejak kecil  anak-anak sudah diajari untuk melakukan refleksi karena refleksi sebagai proses untuk memperjelas motivasi, menyadari alasan  yang mendasari suatu keputusan, mencermati dorongan suatu tindakan, menimbang-nimbang pilihan dan mencermati kembali peristiwa yang dialami. Guru mengajak anak-anak membuat refleksi untuk melihat dan mencermati kembali peristiwa yang dialami. Menangkap makna yang lebih dalam dari suatu pengalaman, berkaitan dengan masa lampau – pengalaman yang sudah lewat, mengarahkan ke masa depan. Yang akan membentuk sikap, pola pikir dan perilaku baru untuk bekal di masa depan.

Pembentukan karakter seharusnya sudah dimulai dari rumah, maka tugas guru di sekolah memperdalam pemahaman dengan menanamkan pembiasaan-pembiasaan yang baik serta melatihnya sesuai dengan tugas perkembangan dengan menyesuaikan alam pikirannya yang baru tumbuh dalam masa kanak-kanak tersabut,  sehingga masa transisi ini sangat menyenangkan dan tidak merasa sedang belajar dasar-dasar nilai kehidupan. Salah satu tugas perkembangan adalah membentuk kemandirian, kedisiplinan dan kepekaan emosi pada anak. Untuk mencapai tugas perkembangan tersebut salah satunya dapat dilakukan melalui toilet training sejak dini ( Hidayat,2005). Toilet Training ini merupakan latihan moral yang pertama kali diterima anak dan sangat berpengaruh pada perkembangan moral selanjutnya. Hal ini sejalan dengan  pendapat Havighurt bahwa toilt training merupakan latihan moral dalam membentuk karakter seseorang ( Suherman,2000).

 

Elisabeth Sri Maryati

KB-TK Tarakanita Solo Baru







Komentar - komentar untuk artikel ini :
Belum ada komentar pada artikel ini..


Silahkan isi komentar pada form di bawah ini.
Nama :
Alamat Email :
Komentar :

Tuliskan Kode berikut :



Artikel Lainnya :